kaos BW online

Selasa, 27 September 2011

Logo Kota Pontianak

Logo Kota Pontianak - Warna

Logo Kota Pontianak - Hitam




Nama Resmi    : Kota Pontianak
Ibu Kota           : Pontianak

Provinsi            : Kalimantan Barat



Sejarah

Pada tanggal 24 Rajab 1181 Hijriah yang bertepatan pada tanggal 23 Oktober 1771 Masehi, rombongan Syarif Abdurrahman Alkadrie membuka hutan di persimpangan tiga Sungai Landak Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Kapuas untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal dan tempat tersebut diberi nama Pontianak. Berkat kepemimpinan Syarif Abdurrahman Alkadrie, Kota Pontianak berkembang menjadi kota Perdagangan dan Pelabuhan.

Tahun 1192 Hijriah, Syarif Abdurrahman Alkadrie dinobatkan sebagai Sultan Pontianak Pertama. Letak pusat pemerintahan ditandai dengan berdirinya Mesjid Raya Sultan Abdurrahman Alkadrie dan Istana Kadariah, yang sekarang terletak di Kelurahan Dalam Bugis Kecamatan Pontianak Timur.

Kota Pontianak didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie (lahir 1742 H) yang membuka pertama Kota Pontianak, pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 1771 bertepatan dengan tanggal 14 Radjab 1185, untuk kemudian pada Hijriah sanah 1192 delapan hari bulan Sja'ban hari Isnen, SYARIF ABDURRAHMAN ALKADRIE dinobatkan menjadi Sultan Kerajaan Pontianak.
Selanjutnya 2 tahun kemudian setelah Sultan Kerajaan Pontianak dinobatkan, maka pada Hijrah sanah 1194 bersamaan tahun 1778, masuk dominasi kolonialis Belanda dari Batavia (Betawi) utusannya Petor (Asistent Resident) dari Rembang bernama WILLEM ARDINPOLA, dan mulai pada masa itu bangsa Belanda berada di Pontianak, oleh Sultan Pontianak. Bangsa Belanda itu ditempatkan di seberang Keraton Pontianak yang terkenal dengan nama TANAH SERIBU (Verkendepaal).
Dan baru pada tanggal 5 Juli 1779, 0.1. Compagnie Belanda membuat perjanjian (Politiek Contract) dengan Sultan Pontianak tentang penduduk Tanah Seribu (Verkendepaal) untuk dijadikan tempat kegiatan bangsa Belanda, dan seterusnya menjadi tempat/kedudukan Pemerintah Resident het Hoofd Westeraffieling van Borneo (Kepala Daerah Keresidenan Borneo lstana Kadariah Barat), dan Asistent Resident het Hoofd der Affleeling van Pontianak (Asistent Resident Kepala Daerah Kabupaten Pontianak) dan selanjutnya Controleur het Hoofd Onderaffleeling van Pontianak/ Hoofd Plaatselijk Bestur van Pontianak (bersamaan dengan Kepatihan) membawahi Demang het Hoofd der Distrik Van Pontianak (Wedana) Asistent Demang het Hoofd der Onderdistrik van Siantan (Ass. Wedana/ Camat) Asistent Demang het Hoofd der Onderdistrik van Sungai Kakap (Ass. Wedana/Camat).


Arti Logo

1.  Lambang Kota Pontianak digambarkan seperti berikut :
a. Bentuk lambang berupa bulatan kubah
b. Pada sisi sebelah kanan 23 lembar daun karet
c. Pada sisi sebelah kiri 10 lembar daun kelapa
d. Diantara daun-daun tersebut menyinar dari bawah ke atas 5 sinar
e. Ditengah-tengah melintang garis Khatulistiwa
f.  Dibawah garis tersebut sungai bercabang tiga
g. Pada pengkal sinar ditulis angka 1771
h. Sebelah pita yang bertuliskan : KOTA PONTIANAK membentang dari pangkal daun karet sampai ke pangkal daun kelapa

2.  Lambang tersebut mempunyai Lima warna, yaitu :
a. Kuning Emas artinya : Keagungan
b. Hijau Daun artinya : Kesuburan
c. Biru Laut artinya : Harapan
d. Biru Muda artinya : Keyakinan
e. Merah artinya : Keberanian
f. Putih artinya : Kesucian

Arti lambang keseluruhannya ialah bahwa Kota Pontianak yang didirikan dengan permohonan ridho Tuhan Yang Maha Esa pada tanggal 23 Oktober 1771 dibawah garis Khatulistiwa didaerah tiga cabang sungai mempunyai hasil dasar karet dan kelapa dengan sifat-sifatnya yang terpuji, menuju masyarakat adil makmur berlandaskan Pancasila sesuai dengan Falsafah Negara Republik Indonesia.


Kami juga menyediakan file dalam format cdr bagi yang memerlukan, untuk mendapatkannya silahkan tinggalkan pesan pada halaman komentar / comment di bawah, sertakan juga email anda untuk kami hubungi & mengirim file yang diminta (diperlukan donasi anda). Terima kasih atas kunjungan anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar